Pandemi Tak Berpengaruh

a 1 - Pandemi Tak Berpengaruh

Masuknya virus Corona (COVID-19) ke Indonesia semenjak Maret 2020 sudah memukul industri otomotif serta bagian usaha yang berkaitan. Walau pernah turun mencolok, pemasaran mobil bertambah cepat di bulan Agustus 2020.
Namun, mereka perlu rangsangan supaya bisa belanjakan uangnya untuk produk kendaraan bermotor.


“Sebenarnya kekuatan beli mobil itu masih ada, tetapi problemnya ialah kemauan atau appertizer (perangsang) beli mobil yang belum muncul,” kata Nangoi lewat sambungan telephone pada detikOto, Kamis (17/9/2020).
Simak juga: Jangan Membeli Dahulu, Bulan Depan Pajak Mobil Baru Dapat 0%Untuk menyebabkan perkembangan customer mobil selama saat epidemi, Gaikindo sudah ajukan kemudahan pajak pada Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Bak gayung bersambut, Kemenperin juga menyepakati saran Gaikindo serta melanjutkan permintaan itu pada Kementerian Keuangan.


Sedikit melihat data Gaikindo, di bulan Agustus pemasaran mobil di Indonesia cukup bertambah cepat. Pada Agustus 2020 industri otomotif dapat kirim 37.291 unit mobil baru. Angka itu naik 47,5% dibandingkan Juli 2020 yang cuma 25.283 unit.


Sebelum ada epidemi virus Corona, pemasaran mobil pada Agustus 2019 capai 90.908 unit. Berarti pemasaran mobil pada Agustus 2020 turun 58% dibandingkan Agustus 2019.


Begitupun bila pemasaran mobil dikumpulkan semenjak Januari sampai Agustus. Periode Januari-Agustus 2020 industri otomotif cuma dapat kirim 323.507 unit. Angka itu turun 51,3% dibandingkan periode yang serupa tahun awalnya.